Tips Agar Anak Menjadi Penurut tanpa Menggunakan Kekerasan




Untuk mendidik anak, ada yang menjelaskan semestinya tidak memakai kekerasan sebab dapat membuat anak tumbuh jadi figur pelawan. Haruskah Orang Tua Pakai Kekerasan Supaya Anak jadi Penurut? berikut jawabannya:

Jauhi memberikan Cap Negatif

Seperti dikatakan hipnoterapis klinis Dra. MTh. Widya Saraswati, CCH, CT pada Liputan6.com yang dikutif oleh cintai anak:

jika sering orang-tua tidak mengerti jika memberi perintah berbentuk cap negatif itu ialah tanda-tanda jika anaknya patuh serta taat pada orang-tua. Apakah benar?

“Coba ingat, Anda memerintah apa pada anak? katakan ia jangan malas, jangan rewel, jangan berantakin mainannya. Lalu, jika dia lakukan apa yang Anda suruh dengan malas, rewel, amburadul, itu kelirunya. Tidak, itu berarti ia yakin serta konsentrasi pada perintah orang-tua. Ingat, yang berada di pemikiran bawah sadar anak benar-benar kuat serta mereka pintar hingga apa pun yang Anda sebutkan akan melekat kepadanya,” kata wanita yang memperoleh lisensi Certified Clinical Hypnotherapist (CCH), Adi W Gunawan Institute of Mind Technology.

1. Ajarilah anak anda peraturan-peraturan berbentuk kalimat berita bukan kalimat perintah.
Contohnya jadi ubah dari ucapanmu ”Jangan tempatkan buku asal-asalan!” dengan ”Buku itu tempatnya di rack buku”, serta sekiranya. Dengan pengucapan seperti ini, anak tidak merasakan jadi objek perintah tapi ia merasakan dilihat serta jadi subyek. Selanjutnya ia akan memiliki rasa tanggung jawab pada barang-barangnya.

2. Terangkan aturan-aturan itu secara baik padanya serta bimbinglah ia.
Contohnya jadi ubah dari perkataan ”Kembalikan mainanmu ke tempatnya!”, katakanlah ”Adalah hal baik jika engkau kembalikan mainanmu ke tempatnya supaya tidak rusak”, jika ia menampik, karena itu katakanlah ”Ayo kita mengumpulkan bersama-sama”.

3. Jika anak melakukan perbuatan salah karena itu jangan sandarkan pada pribadinya, tapi sandarkan pada tindakan kelirunya.
Contohnya katakanlah ”Perbuatan ini tidak benar”, jangan sebutkan ”Apa yang sudah kamu lakukan?”. jangan juga menyifatinya dengan bodoh atau malas, sebab akan melukai perasaannya serta membuatnya rendah diri

4. Hargailah keinginan-keinginan anak anda.
Jika anakmu memiliki kemauan untuk mempunyai semua mainan yang dipamerkan di toko saat ke pasar, karena itu jadi ubah dari hardikanmu padanya dengan karakter ”tamak”, katakanlah padanya ”Boleh saja engkau inginkan semua mainan ini, tapi saat ini pilih satu saja serta lainnya untuk waktu yang akan datang”, atau bikinlah persetujuan padanya sebelum pergi ke pasar ”Apapun yang engkau lihat, karena itu cuma satu keinginan yang dikabulkan”. Dengan ini, anakmu akan rasakan jika engkau masih memerhatikan kemauannya.

5. Lihat serta pahamilah anak anda jika bisa saja dia tidak patuh pada perintah anda sebab ada satu permasalahan yang sedang ia alami.
Oleh karenanya, cari sela untuk bicara dengan ia dari dalam hati ke hati. Berilah peluang padanya untuk bicara serta upayakan tidak memangkas pembicaraannya.

6. Jauhi langkah meneror serta “menyuap”
Bila engkau memakai langkah intimidasi dengan terus-terusan supaya ia patuh karena itu nantinya anak anda akan mengacuhkanmu hingga engkau mengancamnya. Demikian pula “suap” akan membuatnya tidak mentaatimu hingga engkau menjelaskan padanya ”Aku akan memberimu mainan baru bila kamarmu bersih”, karena itu ia menaatimu sebab ingin mainan bukan untuk menolong keluarganya atau melakukan kewajibannya

7. Berilah pujian serta animo
Berilah pujian serta animo jika ia menaatimu pada suatu pekerjaan serta berilah selamat padanya ”Bagus” atau ”Jazakallahu khairan” atau ”Pekerjaan yang hebat”, “Anak yang rajin”, hingga ia akan terpacu mengerjakannya pada saat lainnya. Jika ia melakukan perbuatan sebaliknya / hal jelek karena itu katakanlah, “Rajinnya anak ibu itu kamarnya tetap dibikin bersih sendiri”, ”Alangkah hebatnya anak itu ingat 10 juz Al-Qur’an, tentu saja engkau dapat juga kan?”. Beberapa bapak menghadiahkan pada anaknya untuk berikan motivasi mereka seperti mengingat satu hadits dengan memberikan mereka satu sinyal bintang di baju, bila telah lima atau karena itu mereka ajak mereka piknik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Agar Anak Menjadi Penurut tanpa Menggunakan Kekerasan"

Post a Comment